…KINERJA PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DI RUMAH SAKIT PEMERINTAH INDONESIA Persepsi Ibu, Guru dan Tenaga Kesehatan Tentang Obesitas Pada Anak Taman Kanak-Kanak ANALISIS UNTUK PENERAPAN KEBIJAKAN: ANALISIS STAKEHOLDER DALAM…

…Juwari  Kepala lembaga               Jazuah.S.Ag.  PROFIL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) Berdiri pada : 20 Maret 2008 Pendahuluan  Anak Usia Dini dan Pendidikan  Setiap orang tua sangat menginginkan anaknya lebih baik, lebih hebat dan lebih berhasil dari mereka. Sebaliknya tidak ada orang tua di muka bumi ini yang menginginkan anakanaknya lebih rendah kedudukan sosialnya, gagal dalam hidupnya dan tidak memiliki masa depan yang cerah. Anak adalah anugerah dari Yang Maha Kuasa sehingga setiap orang yang dikaruniai seorang anak wajib untuk mengasihi, membimbing, memberikan pendidikan yang terbaik serta mengupayakan kesejahteraannya sesuai dengan kemampuan yang orang tua miliki karena anak juga adalah masa depan keluarga.  Teori yang mangatakan bahwa pendidikan yang pertama dan terutama adalah dalam keluarga sangat tepat sehingga orang tua harus sebagai contoh dan model bagi anak. Hal ini diperkuat oleh pendapat Martin Luther (1483 – 1546) yang mengatakan bahwa keluarga adalah pihak paling penting dalam pendidikan anak. Jika orang tua dapat memberikan contoh dan teladan yang baik bagi anakanaknya maka sikap anak tidak jauh beda dari orang tuanya demikian sebaliknya apabila orang tua tidak dapat memberikan contoh dan teladan yang baik maka orang tua tidak bisa berharap banyak anakanaknya akan menjadi lebih baik sesuai dengan keinginan orang tua, bukankah buah jatuh tidak jauh dari pohonnya?  Kehadiran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang menjadi bagian dari Sistem Pendidikan Nasional Indonesia menjadi sangat urgen bagi peletakan dasar pendidikan anak seperti yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2003. PAUD membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Anggapan bahwa pendidikan itu baru bisa dimulai setelah Sekolah Dasar (7 tahun) ternyata tidak benar, bahkan pendidikan yang dimulai pada usia TK (4-6 tahun) pun sebenarnya sudah terlambat karena sebenarnya pendidikan itu bisa dimulai sejak anak lahir bahkan sejak dalam kandungan.  Pendidikan anak usia dini dilakukan dengan tujuan memberikan konsep yang bermakna bagi anak melalui pengalaman nyata dan bermakna. Hanya melalui pengalaman nyata dan bermaknalah anak menunjukkan aktivitas dan rasa ingin tahu (curiousity) secara optimal dan menempatkan posisi pendidik sebagai pendamping, pembimbing serta fasilitator bagi anak sehingga menghindari bentuk pembelajaran yang hanya berorientasi pada kehendak guru yang menempatkan anak secara pasif dan guru menjadi dominan. Pada masa usia dini anak mengalami masa keemasan (the golden years) yang merupakan masa dimana anak mulai peka/sensitif untuk menerima berbagai rangsangan. Masa peka pada masing-masing anak berbeda, seiring dengan laju pertumbuhan dan perkembangan anak secara individual. Masa peka adalah masa terjadinya kematangan fungsi fisik dan psikis yang siap merespon stimulasi yang diberikan oleh lingkungan. Masa ini juga merupakan masa peletak dasar untuk mengembangkan kemampuan kognitif, motorik, bahasa, sosio emosional, agama dan moral. Pendidikan anak usia dini merupakan wahana pendidikan yang sangat fundamental dalam memberikan kerangka dasar terbentuk dan berkembangnya dasar-dasar pengetahuan, sikap dan keterampilan pada anak. Keberhasilan proses pendidikan pada masa dini tersebut menjadi dasar untuk proses pendidikan selanjutnya. Demikian juga keberhasilan penyelenggaraan pendidikan pada lembaga pendidikan anak usia dini (Kelompok bermain, Taman Penitipan Anak, Satuan PAUD sejenis lainnya) sangat tergantung pada sistem dan proses pendidikan yang dijalankan. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Mutiara Insani sebagai lembaga pendidikan yang senantiasa berusaha ikut serta dalam rangka mensukseskan tujuan pendidikan Nasional Indonesia dan dengan adanya upaya agar dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat setempat dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, maka salah satu upaya pengembangan pendidikan yang dilakukan adalah dengan membuka dan menyelenggarakan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Kelompok bermain (KB). PAUD Mutiara Insani dalam kiprahnya di dunia pendidikan terutama dalam rangka penyelenggaraan PAUD perlu mendapatkan dukungan dan dorongan dari berbagai pihak yang berkompeten. Dukungan dan dorongan tersebut terutama yang diharapkan dari Dinas dan Pemerintahan yang berwewenang atas penyelenggaraan pendidikan di seantero Nasional Indonesia. Visi, Misi dan Tujuan  Visi  Visi PAUD Mutiaran Insani adalah Menjadikan Dunia Anak Lebih Bermakna. Setiap waktu yang dilalui anak adalah waktu emas yang sangat bermakna. Namun demikian karena kurangnya pengetahuan orangtua dan pengasuh (pembimbing), waktu yang seharusnya digunakan untuk mengembangkan potensi terpendam malah menjadi petaka yang akan merusak perkembangan Anak. Waktu yang seharusnya menjadikan anak tumbuh dan berkembang menjadi diri mereka sendiri, malah digunakan untuk memuaskan orangtua. Untuk itu PAUD  Mutiara Insani hadir untuk bekerja sama dengan orangtua untuk mengembalikan waktu anak sehingga waktu anak adalah waktu terbaik, waktu paling bermakna untuk proses perkembangannya.  Misi  Misi PAUD Mutiara Insani dalam mewujudkan Visi di atas adalah dengan melaksanakan beberapa rencana :  1. Melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada anak 2. Memberikan kegiatan pembelajaran yang membebaskan proses berkembangnya potensi anak 3. Melakukan pembimbingan dan pengasuhan yang terbaik agar anak mendapat pembelajaran yang terabaik 4. Melaksanakan kerja sama dengan pihak lain seperti orangtua, lembaga pengasuhan lain agar dunia anak dapat dimiliki anak sepenuhnya 5. Melakukan kampanye kepada masyarakat agar anak usia dini memperoleh pembelajaran dan pengasuhan yang terbaik Tujuan Tujuan PAUD Mutiara Insani secara umum adalah  1. Membantu anak untuk terus belajar sepanjang hayat guna menguasai keterampilan hidup. Pembelajaran bagi anak usia dini bukan berorientasi pada sisi akademis saja melainkan menitikberatkan kepada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik, bahasa, intelektual, sosial-emosi serta seluruh kecerdasan (Kecerdasan Jamak). Dengan demikian, PAUD Mutiara Insani yang diselenggarakan harus dapat mengakomodasi semua aspek pekembangan anak dalam suasana yang menyenangkan dan menimbulkan minat anak….

…Contoh artikel jurnal pendidikan anak usia dini Bedanya pendidikan anak usia dini dengan taman kanak-kanak adalah anak diajari bagaimana belajar dengan bermain, dengan media bermain sesuai dengan usianya akan…

TENTANG UPAYA PENCEGAHAN FLU BURUNG DI DESA TARO GIANYAR Pola Perawatan Kesehatan Ibu dan Anak pada Masyarakat Pendatang Hubungan Tingkat Sosial-Ekonomi dengan Kesehatan Ibu dan Anak pada Masyarakat Pendatang di…

…di sekolah dan tidak harus selalu tentang pelajaran yang berat. Ketika sudah memiliki anak, maka Anda akan belajar untuk merawat anak dengan baik, ketika anak Anda sudah besar Anda akan…

…sempurna mengenai pola pelayanan kesehatan. Download PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN PERSIAPAN PASIEN PULANG TERHADAP KEPUASAN PASIEN TENTANG PELAYANAN KEPERAWATAN DI RS ROMANI SEMARANG Download ANALISIS KEPUASAN PASIEN POLIKLINIK GIGI DAN MULUT…

…BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS AKTIVITAS BERBAHASA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PADA LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BINA ANAK BANGSA KOTA PONTIANAK PENDIDIKAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DENGAN…

…lain: Kelompok Bermain, Taman Penitipan Anak, Satuan Padu Sejenis maupun Taman Kanak-kanak. Keberhasilan tersebut tersebut menjadi dasar untuk proses pendidikan selanjutnya. Untuk anda yang menginginkan pengetahuan lebih luas lagi mengenai…

…Tujuan Kesehatan Secara Umum Dan Khusus Pada Masyarakat Indonesia Contoh artikel jurnal bahasa inggris tentang kesehatan seringkali dibutuhkan, utamanya bagi mereka yang mengambil pendidikan di dunia kesehatan. Kepentingan jurnal…