…NO. 7 TAHUN 2011 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENINGKATAN KESEHATAN IBU, BAYI DAN ANAK BALITA PELAYANAN DASAR DI KABUPATEN BEKASI (Studi Rapid Appraisal pada Bidang Kesehatan Ibu dan Anak, dan Bidang…

…Juwari  Kepala lembaga               Jazuah.S.Ag.  PROFIL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) Berdiri pada : 20 Maret 2008 Pendahuluan  Anak Usia Dini dan Pendidikan  Setiap orang tua sangat menginginkan anaknya lebih baik, lebih hebat dan lebih berhasil dari mereka. Sebaliknya tidak ada orang tua di muka bumi ini yang menginginkan anakanaknya lebih rendah kedudukan sosialnya, gagal dalam hidupnya dan tidak memiliki masa depan yang cerah. Anak adalah anugerah dari Yang Maha Kuasa sehingga setiap orang yang dikaruniai seorang anak wajib untuk mengasihi, membimbing, memberikan pendidikan yang terbaik serta mengupayakan kesejahteraannya sesuai dengan kemampuan yang orang tua miliki karena anak juga adalah masa depan keluarga.  Teori yang mangatakan bahwa pendidikan yang pertama dan terutama adalah dalam keluarga sangat tepat sehingga orang tua harus sebagai contoh dan model bagi anak. Hal ini diperkuat oleh pendapat Martin Luther (1483 – 1546) yang mengatakan bahwa keluarga adalah pihak paling penting dalam pendidikan anak. Jika orang tua dapat memberikan contoh dan teladan yang baik bagi anakanaknya maka sikap anak tidak jauh beda dari orang tuanya demikian sebaliknya apabila orang tua tidak dapat memberikan contoh dan teladan yang baik maka orang tua tidak bisa berharap banyak anakanaknya akan menjadi lebih baik sesuai dengan keinginan orang tua, bukankah buah jatuh tidak jauh dari pohonnya?  Kehadiran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang menjadi bagian dari Sistem Pendidikan Nasional Indonesia menjadi sangat urgen bagi peletakan dasar pendidikan anak seperti yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2003. PAUD membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Anggapan bahwa pendidikan itu baru bisa dimulai setelah Sekolah Dasar (7 tahun) ternyata tidak benar, bahkan pendidikan yang dimulai pada usia TK (4-6 tahun) pun sebenarnya sudah terlambat karena sebenarnya pendidikan itu bisa dimulai sejak anak lahir bahkan sejak dalam kandungan.  Pendidikan anak usia dini dilakukan dengan tujuan memberikan konsep yang bermakna bagi anak melalui pengalaman nyata dan bermakna. Hanya melalui pengalaman nyata dan bermaknalah anak menunjukkan aktivitas dan rasa ingin tahu (curiousity) secara optimal dan menempatkan posisi pendidik sebagai pendamping, pembimbing serta fasilitator bagi anak sehingga menghindari bentuk pembelajaran yang hanya berorientasi pada kehendak guru yang menempatkan anak secara pasif dan guru menjadi dominan. Pada masa usia dini anak mengalami masa keemasan (the golden years) yang merupakan masa dimana anak mulai peka/sensitif untuk menerima berbagai rangsangan. Masa peka pada masing-masing anak berbeda, seiring dengan laju pertumbuhan dan perkembangan anak secara individual. Masa peka adalah masa terjadinya kematangan fungsi fisik dan psikis yang siap merespon stimulasi yang diberikan oleh lingkungan. Masa ini juga merupakan masa peletak dasar untuk mengembangkan kemampuan kognitif, motorik, bahasa, sosio emosional, agama dan moral. Pendidikan anak usia dini merupakan wahana pendidikan yang sangat fundamental dalam memberikan kerangka dasar terbentuk dan berkembangnya dasar-dasar pengetahuan, sikap dan keterampilan pada anak. Keberhasilan proses pendidikan pada masa dini tersebut menjadi dasar untuk proses pendidikan selanjutnya. Demikian juga keberhasilan penyelenggaraan pendidikan pada lembaga pendidikan anak usia dini (Kelompok bermain, Taman Penitipan Anak, Satuan PAUD sejenis lainnya) sangat tergantung pada sistem dan proses pendidikan yang dijalankan. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Mutiara Insani sebagai lembaga pendidikan yang senantiasa berusaha ikut serta dalam rangka mensukseskan tujuan pendidikan Nasional Indonesia dan dengan adanya upaya agar dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat setempat dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, maka salah satu upaya pengembangan pendidikan yang dilakukan adalah dengan membuka dan menyelenggarakan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Kelompok bermain (KB). PAUD Mutiara Insani dalam kiprahnya di dunia pendidikan terutama dalam rangka penyelenggaraan PAUD perlu mendapatkan dukungan dan dorongan dari berbagai pihak yang berkompeten. Dukungan dan dorongan tersebut terutama yang diharapkan dari Dinas dan Pemerintahan yang berwewenang atas penyelenggaraan pendidikan di seantero Nasional Indonesia. Visi, Misi dan Tujuan  Visi  Visi PAUD Mutiaran Insani adalah Menjadikan Dunia Anak Lebih Bermakna. Setiap waktu yang dilalui anak adalah waktu emas yang sangat bermakna. Namun demikian karena kurangnya pengetahuan orangtua dan pengasuh (pembimbing), waktu yang seharusnya digunakan untuk mengembangkan potensi terpendam malah menjadi petaka yang akan merusak perkembangan Anak. Waktu yang seharusnya menjadikan anak tumbuh dan berkembang menjadi diri mereka sendiri, malah digunakan untuk memuaskan orangtua. Untuk itu PAUD  Mutiara Insani hadir untuk bekerja sama dengan orangtua untuk mengembalikan waktu anak sehingga waktu anak adalah waktu terbaik, waktu paling bermakna untuk proses perkembangannya.  Misi  Misi PAUD Mutiara Insani dalam mewujudkan Visi di atas adalah dengan melaksanakan beberapa rencana :  1. Melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada anak 2. Memberikan kegiatan pembelajaran yang membebaskan proses berkembangnya potensi anak 3. Melakukan pembimbingan dan pengasuhan yang terbaik agar anak mendapat pembelajaran yang terabaik 4. Melaksanakan kerja sama dengan pihak lain seperti orangtua, lembaga pengasuhan lain agar dunia anak dapat dimiliki anak sepenuhnya 5. Melakukan kampanye kepada masyarakat agar anak usia dini memperoleh pembelajaran dan pengasuhan yang terbaik Tujuan Tujuan PAUD Mutiara Insani secara umum adalah  1. Membantu anak untuk terus belajar sepanjang hayat guna menguasai keterampilan hidup. Pembelajaran bagi anak usia dini bukan berorientasi pada sisi akademis saja melainkan menitikberatkan kepada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik, bahasa, intelektual, sosial-emosi serta seluruh kecerdasan (Kecerdasan Jamak). Dengan demikian, PAUD Mutiara Insani yang diselenggarakan harus dapat mengakomodasi semua aspek pekembangan anak dalam suasana yang menyenangkan dan menimbulkan minat anak….

…unit ruko, 1 unit mobil dan 2 sepeda motor. Anakanak kami sekarang hidup sangat layak dan sekolah di sekolah favorit di Pontianak. Kepada saudara-saudara yang masih ragu, ayo dicoba dan

…REDUPLIKASI BAHASA INDONESIA: Incoming search terms: jurnal bahasa jawa proposal penelitian kualitatif bahasa indonesia contoh proposal ujian praktek bahasa indonesia sma jurnal pdf bahasa indonesia jurnal politik bahasa inggris pdf…

…PADA MASYARAKAT NETAYAN DI KABUPATEN REMBANG Incoming search terms: download jurnal kesehatan organ mata pdf google cendekia jurnal kesehatan jurnal malaria jurnal malaria 2017 jurnal mengenai malaria jurnal tentang kesehatan

…saat ini di berbagai daerah. Karena bisa jadi daerah satu dengan daerah lainnya pun berbeda masalah perekonomiannya. Jurnal Ilmiah Tentang Ekonomi Jurnal ilmiah tentang ekonomi merupakan kumpulan jurnaljurnal

bahasa Inggris. Perlu diketahui bahwa belajar bahasa Inggris tidak hanya mengenai grammar dan bisa berbicara saja. Secara khusus, Anda bisa melakukan penelitian atau menulis jurnal ilmiah mengenai bahasa Inggris. Contohnya,…

dan kasarnya, daya pikir, kecerdasan emosi anak, daya cipta dan karsa, kecerdasan spiritual agama, sosial emosional, komunikasi dan bahasa, berdasarkan dengan tahap perkembangan dan pertumbuhan yang di alami oleh anak….

…Kumpulan Jurnal Kesehatan Tentang Imunisasi Terbaru Saat Anda berkarir di dunia medis, ada baiknya Anda mempelajari banyak jurnal kesehatan tentang imunisasi. Hal tersebut karena dari jurnal yang ada, Anda…

…untuk mencapai perubahan tersebut dibutuhkan usaha. Sama seperti murid, seorang guru juga senantasa belajar menjadi pengetahuan dan kemampuan baru untuk selanjutnya diajarkan kepada anak didik. Jurnal tentang belajar dan pembelajaran…